This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Call Of Duty Black Ops 2 - Prestige 8

Rabu, 05 Oktober 2016

Kesimpulan

    Dalam setiap pembelajaran apapun termasuk Jaringan Nirkabel kita harus memahami dan mendalami setiap teori yang berikan, contohnya pahami pengertian, perbedaan, jenis-jenis, bentuk-bentuk, alat dan lain-lain.
      Perkembangan teknologi di dunia ini semakin lama, semakin mantap dikarenakan anak muda yang terlalu ingin tahu dan pergaulan yang modern membuat persaingan dalam hal pekerjaan menjadi banyak saingan khususnya dalam dunia internet.
      Oleh karena itu, kita harus meningkatkan lagi skill kita dalam mendalami setiap perkembangan hidup ini. Intinya dekatlah diri kepada Allah dan senantiasa bertawakal dan usaha.

Kompetisi Dasar 3.4 - Menganalisis perancang jaringan nirkabel

 Menganalisis Perancangan Jaringan Nirkabel 
Terdapat beberapa langkah untuk memulai perancangan jaringan wireless.Di setiap langkah ini nanti perancang membutuhkan beberapa perangkat tambahan baik software maupun hardware, dan juga berapa strategi tertentu.

·         Identifikasi Kegiatan Survey (Koordinat, zone, channel, noise)
Koordinat
Untuk menentukan suatu titik di bumi berdasarkan garis lintang dan garis bujur.
Zone
Daerah coverage area perlu diperhatikan mengenai kontur wilayahnya, keadaan alamnya, gedung-gedungnya, dan lain-lain.
Channel
Pemilihan channel, salah satu hal yang dapat mengoptimalisasi jaringan wireless.
Noise/derau
Terjadi karena adanya sinyal-sinyal yang bercampur (distorsi) yang tidak diinginkan. Noise dibagi empat
    a.Thermal noise
Terjadi karena agitasi elektron dalam suatu konduktor yang selalu muncul di semua peralatan elektronik dan media transmisi yang diakibatkan temperatur.
    b.Intermodulation noise
Terjadi karena sinyal-sinyal pada frekuensi-frekuensi yang berbeda tersebar pada medium transmisi yang sama.
    c.Crosstalk
Terjadi karena sambungan yang kurang baik/kabel elektrik yang berdekatan dan dapat pula dari microwave.
    d.Impuls noise
Terdiri dari pulsa-pulsa tak beraturan/spike-spike noise dengan durasi pendek dengan amplitudo yang relatif tinggi.Terjadi karena kilat/petir dan mungkin kesalahan dalam sistem komputer.


·         Kapasitas Jaringan Nirkabel
Dalam kapasitas jaringan nirkabel sudah sangan luas, dapat digunakan oleh banyak orang dan mulai dikenal



·         Topologi Jaringan Nirkabel
      1.Independent Basic Service Set (IBBS)

Gambar 3.4.1. Topologi Jaringan Nirkabel IBSS
AdHoc sering disebut Independent Basic Service Set (IBBS). Jaringan AdHoc terbentuk bila antara client wireless yang dilengkapi dengan wireless LAN Card saling terhubung satu sama lain secara langsung. Pada jaringan ini tidak memerlukan perantara seperti access point atau perangkat lainnya.Topologi Adhoc ini memiliki beberapa kelemahan. Jika client yang terhubung semakin banyak, maka proses transmisi data akan semakin lambat.
Kelemahan lainnya, karena tidak adanya access point yang dijadikan consentrator pada topologi ini, menyebabkan tidak adanya perangkat yang bisa mengatur wireless client yang tekoneksi. Collusion atau tabrakan pun sangat mungkin terjadi.

      2.Basic Service Set (BSS)

Gambar 3.4.2. Topologi Jaringan Nirkabel BSS

Koneksi antar wireless client pada topologi ini diperantarai oleh sebuah perangkat access point. Setiap wireless client yang ingin terhubng dengan client lainnya harus terhububung dulu dengan access point yang digunakan.

      3.Extended Service Set (ESS)

Gambar 3.4.3. Topologi Jaringan Nirkabel ESS

Pada topologi ESS terdapat lebih dari satu access point yang digunakan.Tujuannya adalah untuk menjangkau area yang lebih jauh lagi.Jadi, bisa dikatakan topologi ESS ini merupakan gabungan atau kumpulan dari topologi BSS.
Pada topologi BSS atau ESS, kita bisa memadukannya dengan jaringan kabel. Koneksi ini biasa disebut infrastruktur, dimana wireless client dapat terhubng dan berkomunikasi dengan client lain pada jaringan kabel.

Gambar 3.4.4. Pandungan Topologi Jaringan Nirkabel BSS dan ESS



·         Identifikasi Interkoneksi Perangkat Jaringan
 1.   Network interface card, yaitu perangkat yang menyediakan antarmuka hardware antara komputer jaringan.
 2.     Hub/switch, yaitu perangkat yang memiliki banyak port yang memungkinkan beberapa titik (komputer yang ada NIC-nya) bergabung jadi satu jaringan.
 3.      Repeater, yaitu alat yang digunakan untuk memperkuat sinyal di dalam jaringan.
Fungsi repeater :
·         Memperluas sinyal dari server
·         Mempermudah akses sinyal wifi dari server
·         Mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari server
·         Meneruskan dan memperkuat sinyal
·         Mempermudah pengiriman data/informasi
·         Tidak perlu membangun jaringan kabel yang sangat panjang.
 4.      Bridge, yaitu alat yang fungsinya sama dengan repeater, tapi bridge melakukan filter terhadap sinyal. Bridge juga dapat menghubungkan jaringan yang beda segmen protokol aksesnya, tapi protokol komunikasinya sama.
 5.      Router, yaitu perangkat yang dapat menghubungkan jaringan komputer satu dengan jaringan yang lain.


   Kondisi Channel
Channel dapat diibaratkan seperti sebuah jalan. Peralatan wireless yang mendukung standar protocol 802.11a/b/g yang menggunakan frekwensi 2, 4 GHz mempunyai jumlah 14 channel. Pemasangan Access Point dengan menggunakan frekwensi 2, 4 GHz lebih dari satu dalam satu ruangan atau area, harus memperhatikan channel agar tidak terjadi interferensi antar access point yang nanti dapat mengakibatkan kerusakan data.


   v  interferensi
Interferensi adalah interaksi antar gelombang di dalam suatu daerah. Interferensi dapat bersifat membangun dan merusak. Bersifat membangun jika beda fase kedua gelombang sama dengan nol, sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut. Bersifat merusak jika beda fasenya adalah 180 derajat, sehingga kedua gelombang saling menghilangkan.
Beberapas sumber interferensi:
    .  Natural noise, adalah noise dari atmosfer dangalaksi 
   . Manmade noise, adalah sinyal RF yang diambil oleh antena. Termasuk microwave oven, telepon cordless, dan indoor WiFi
   . Receiver noise, adalah noise yang dihasilkan oleh rangkaian internal penerima
   . Interferensi dari jaringan lain, adalah interferensi yang disebabkan oleh jaringan wireless lain yang bekerja pada band yang sama.
   . Interferensi dari jaringan sendiri, adalah terjadi jika kita menggunakan frekwensi yang sama lebih dari satu kali, menggunakan channel yang tidak mempunyai cukup jarak /spasi antar channelnya, atau menggunakan urusan frekwensi hopping yang tidak benar. 
   . Interferensi dari sinyal out of band, adalah disebabkan oleh sinyal yang kuat di luarfrekwensi band yang kita gunakan, misalnya pemancar FM, AM, atau TV, pager, radio CB.
Strategi untuk menanggulangi interferensi, gunakan antenna sectoral atau antenna pengarah / narrow band dengan penguatan tinggi. Biasanya sangat efektif untuk mengurangi interferensi terutama di daerah yang spectrum-nya sangat padat sekali.
    .  Gunakan jalur-jalur yang pendek, jangan berusaha membangun sambungan jarak jauh. 
   . Pilih frekuensi yang tidak banyak digunakan oleh stasiun lain.        . Ubah / ganti polarisasi antena.
   . Atur azimuth antenna. 
   . Ubah lokasi peralatan.

Kompetisi Dasar 3.3 - Memahami karakteristik perangkat jaringan nirkabel


Perangkat Keras

1. Nirkabel router
Wireless Router adalah perangkat Router yang berfungsi meneruskan paket data dari satu network ke network lainnya (dari LAN ke WLAN)

Wireless router juga dapat difungsikan sebagai access point dengan cara menonaktifkan fungsi routernya dan diaktifkan fungsi Access Pointnya. Wireless Router semacam ini disediakan oleh vendor seperti mikrotik, tplink, Linksys, dll.

2. Nirkabel AP atau Wireless Access Point (WAP)
wireless Access Point adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengkoneksikan alat-alat wireless ke sebuah jaringan berkabel (wired network) menggunakan wifi, bluetooth, dll. WAP digunakan untuk membuat jaringan WLAN atau memperluas cakupan area wifi yang sudah ada (Menggunakan mode bridge).

WAP adalah titik pusat jaringan wireless, alat ini memancarkan frekwensi radio untuk mengirimkan data dan menerima data. Dalam jaringan wired, WAP sama fungsinya dengan Hub atau switchKonfigurasi WAP terbilang cukup sederhana, seperti penentuan SSID, Channel, dan pemilihan jenis authenti cation.


 




Gambar diatas adalah contoh topologi jaringan wireless (WLAN) dan wired (LAN) yang dihubungkan dengan Wireless Access Point (WAP). Setiap client baik dapat saling berkomunikasi data dan dapat bersama-sama mengakses PC Server.

ANTENNA
Antena adalah perangkat jaringan yang mempunyai fungsi significant dalam rangka memperluas area jangkauan dari jaringan.
1.       Antena Directional
Antenna ini merupakan jenis antenna dengan narrow bandwidth, yaitu mempunyai sudut pemancar yang kecil dengan daya lebih terarah. , jaraknya jauh tetapi tidak dapat menjangkau area yang luas. Antenna ini mengirim dan menerima sinyal radio hanya dalam satu arah.

Antenna ini biasanya digunakan untuk koneksi point to point, atau multiple point. Contoh antenna directional adalah: antenna grid, disc parabolic, yagi, dan antenna sectoral.




-          Antenna Grid
 Ketersediaan antena grid sudah cukup mudah didapatkan di pasaran, dan harganya juga semakin terjangkau. Untuk merangkai antena Grid seperti ini, tidak membutuhkan peralatan yang banyak, cukup dengan menggunakan Tang atau kunci pas.

-          Antena Yagi
 
Dari bentuknya, antena yagi seperti antena TV yang sering kita lihat dipasang di atas atap rumah.

-          Antenna sectoral



-          Antenna parabola






Untuk antena parabola ini kita dapat merangkai sendiri dengan memanfaatkan peralatan seperti wajan, peralon, tutup peralon, kabel UTP, USB Donggle. Merangkainya pun cukup mudah.

.  2  .Antenna omnidirectional
Antenna ini biasanya digunakan pada access point (AP). Antenna ini mempunyai pola radiasi 360 derajat. MempunyaI sudut pancaran yang besar (wide beamwidth) yaitu 3600. Area jangkauannya luas namun jarak jangkaunya pendek. Antenna ini mengirim atau menerima sinyal radio (Radiowave) dari segala arah secara sama. Antenna ini biasanya digunakan untuk koneksi mulitiple point atau hotspot.





Gambar diatas adalah jenis antena omnidirectional yang bisa kita dapatkan dengan mudah dipasaran. Cara merangkainya mudah, bahkan lebih mudah dibanding merangkai antena grid. Antenna ini sebaiknya di pasang di posisi yang tepat. Karena posisi dari antena akan sangat berpengaruh pada penerimaan dan pemancaran gelombang radio dari wireless adaptor client yang radiasinya 360 derajat.

4.     IEEE 802.11a, 802.11b, 802.11g, 802.11n
IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) adalah institusi yang melakukan kajian, riset, dan pengembangan terhadap perangkat jaringan yang kemudian menjadi standarisasi untuk digunakan sebagai perangkat jaringan.
Dalam IEEE ada code tertentu untuk standarisasi dalam teknologi komunikasi :

  • 802.1: LAN/MAN Management and Media Access Control Bridges
  • 02.2: Logical Link Control (LLC)
  • 02.3: CSMA/CD (Standar untuk Ehernet Coaxial atau UTP)
  • 802.4: Token Bus
  • 02.5: Token Ring (bisa menggunakan kabel STP)
  • 02.6: Distributed Queue Dual Bus (DQDB) MAN
  • 02.7: LAN Broadband
  • 02.8: Fiber Optik LAN & MAN (Standar FDDI)
  • 02.9: Integrated Services LAN Interface (standar ISDN)
  • 02.10: LAN/MAN Security (untuk VPN)
  • 02.11: LAN nirkabel (Wi-Fi)
  • 802.12: Demand Priority Access Method
  • 02.15: PAN nirkabel (Personal Area Network) > IrDA dan Bluetooth
  • 02.16: Broadband Wireless Access (standar untuk WiMAX)

Khusus untuk standarisasi nirkabel (wireless), yaitu 802.11 terdapat beberapa standar yang berbeda, yaitu:

  • 802.11    :Standar dasar WLAN mendukung transmisi data 1 Mbps hingga 2 Mbps
  •  802.11a :Standar High Speed WLAN 5GHz band transfer data up to 54 Mbps
  •  802.11b :Standar WLAN untuk 2.4GHz transmisi data 5,4 hingga 11 Mbps
  •  802.11e :Perbaikan dari QoS (Quality of Service) pada semua interface radio IEEE                          WLAN
  • 802.11f  :Mendefinisikan komunikasi inter-access point untuk memfasilitasi vendor  yang                  mendistribusikan WLAN
  • 802.11g  :Menetapkan teknik modulasi tambahan untuk 2,4 GHz band, untuk kecepatan transfer   data hingga 54 Mbps.
  • 802.11h  :Mendefinisikan pengaturan spectrum 5 GHz band yang digunakan di Eropa dan Asia       Pasifik
  • 802.11i  :Menyediakan keamanan yang lebih baik. Penentuan alamat untuk mengantisipasi               kelemahan keamanan pada protokol autentifikasi dan enkripsi
  • 802.11j   :Penambahan pengalamatan pada channel 4,9 GHz hingga 5 GHz untuk standar 802,11a     di Jepang

. 5. Nirkabel channel
Pada wireless 802.11 b/g/n yang menggunakan band 2.4 GHz, ada 14 chanel yang dapat digunakan. Dalam suatu area kadang sering ada banyak jaringan wireless lain selain milik kita, jika chanel yang digunakan antara satu wireless dengan wireless yang lain bersinggungan tentu akan menimbulkan interferensi yang menyebabkan sinyal wireless kurang maksimal yang akhirnya juga berdampak pada kurang optimalnya pertukaran data pada jaringan wireless tersebut. Berikut representasi grafik pada wi-fi chanel pada band 2.4

Penggunaan wi-fi chanel yang tidak tepat dapat menimbulkan interferensi, sebagai contoh jika jaringan A menggunakan chanel 6, sedangkan jaringan B menggunakan 8, maka akan terjadi  interferensi.

Oleh karena itu agar tidak terjadi interferensi maka gunakanlah non-overlapping chanel , yaitu chanel 1, 6 11 dan 14 pada jaringan wireless (Access Point) yang berbeda.
Sedangkan yang g/n dan n sebagai berikut:
Untuk mendeteksi interferensi chanel yang digunakan disekitar area jaringan, salah satu tool yang powerfull, easy looking dan juga gratis adalah inSSIDer